Jawa Barat, 14 Agustus 2023 – Sebagai provinsi terbesar di Indonesia, Jawa Barat terus berinovasi dalam menghadapi tantangan era digital. Dengan semangat dan visi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk menjadikan wilayah ini sebagai Provinsi Digital yang maju dan berinovasi, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) telah mengambil langkah progresif untuk mengakselerasi transformasi digital di daerah ini. Salah satu langkah penting yang diambil adalah melalui Dinas Komunikasi dan Informasi Jawa Barat (Diskominfo Jabar) dan Jabar Digital Service (JDS).

Transformasi digital di Jabar bukan sekadar tentang mendigitalisasi layanan publik, tetapi juga mengajak masyarakat untuk beradaptasi dengan teknologi demi mempermudah kegiatan sehari-hari. Proses digitalisasi ini tidaklah mudah. Melalui kolaborasi pentahelix dengan berbagai pihak, inovasi-inovasi diciptakan lewat program dan produk digital.

Ciptakan Keterbukaan Akses dan Transparansi Data melalui Ekosistem Data Jabar

Foto : Dokumentasi Jabar Digital Service

Data menjadi elemen krusial dalam pengambilan keputusan yang terukur dan akurat. Namun, seringkali akses terhadap data yang akurat dan mutakhir menjadi permasalahan yang sulit dihadapi. Meskipun data tersebar di berbagai tempat, sulit untuk menemukannya dengan mudah.

Pemdaprov Jabar menyadari akan pentingnya kualitas data yang akurat sebagai standar dalam pengambilan keputusan yang efektif. Oleh karena itu, Jabar Digital Service bersama Bidang Statistik Diskominfo Jabar mengambil langkah strategis dengan meluncurkan Ekosistem Data Jabar (EDJ) pada 25 Maret 2021. EDJ menjadi solusi terdepan dalam penyediaan data yang transparan, terpercaya, dan mudah diakses oleh masyarakat dan pemerintah Jawa Barat.

Melalui EDJ, tidak hanya data yang dapat diakses dalam bentuk kumpulan angka, tetapi juga berbagai sumber data lainnya, termasuk infografis, artikel, dan data geospasial. Data berkualitas yang tersedia diolah menjadi dashboard dengan berbagai topik, sehingga memudahkan pembaca dalam memahami sebuah isu.

Ragam Fitur dan Kebaruan yang Memudahkan Pengguna

Dalam upaya meningkatkan transparansi dan keterbukaan informasi publik, berbagai inisiatif telah dicanangkan dalam kerangka pengembangan Ekosistem Data Jabar (EDJ). Salah satunya adalah dengan mengembangkan fitur Permohonan Dataset dan Lacak Dataset. Fitur-fitur ini diharapkan dapat memaksimalkan pemanfaatan data bagi seluruh stakeholder yang berkepentingan.

Permohonan Dataset menjadi salah satu inovasi yang paling diminati, khususnya bagi kalangan akademisi. Faktanya, dari 1.628 pemohon data, sebanyak 80,5% adalah para peneliti, dosen, dan mahasiswa yang tengah menyusun karya ilmiah atau melakukan penelitian. Fitur ini memberi mereka akses langsung ke sumber data yang kredibel, sehingga meningkatkan kualitas dan validitas hasil penelitian mereka.

Selain itu, melalui Fitur Lacak Dataset masyarakat dapat memantau proses permohonan data yang mereka ajukan. Tak ada lagi kekhawatiran atau ketidakpastian mengenai kapan data akan diterima atau apakah permohonan mereka telah disetujui. Setiap permohonan akan mendapatkan konfirmasi dalam kurun waktu 1×24 jam, memastikan efisiensi dan responsivitas dalam pelayanan.

Selain itu, Dashboard Jabar juga telah diluncurkan. Ini merupakan platform integratif yang menggabungkan data dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Hal ini memudahkan koordinasi antar-daerah dan memberikan gambaran menyeluruh tentang berbagai isu dan perkembangan di seluruh provinsi.

Tingkatkan literasi bagi penyedia dan pengguna data

Foto : Dokumentasi Jabar Digital Service

Guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, program Jawara Data hadir, untuk mengasah skill penggunaan dan pemanfaatan data bagi para Perangkat Daerah (PD) selaku penyedia data. 

Pada Oktober–November 2022, Jabar Data Viz Festival dengan tema “Think Globally, Act Locally” diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan literasi data di masyarakat. JDVF menjadi acara akbar skala internasional pegiat data perdana di Indonesia yang diusung pemerintah. Rangkaian JDVF berisi ragam kegiatan. Ada workshop, talkshow & seminar, hingga kompetisi dengan total hadiah lebih dari 75 juta rupiah.

Pencapaian Gemilang : Sertifikasi ISO 20000-1:2018

Sertifikat ISO 20000-1:2018

Kini, masyarakat tak perlu lagi menunggu lama untuk mendapatkan data. Hanya memerlukan waktu sekitar 3-4 hari, hingga akhirnya data yang dibutuhkan bisa didapatkan. Lebih dari 16.700 data telah diunduh pada tahun 2022, membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan informasi yang mereka butuhkan. 3.819 data khusus PD yang tersedia di EDJ juga telah bantu proses pengambilan keputusan bagi para pemangku kebijakan.

Pada Desember 2022, EDJ berhasil mengantongi sertifikasi ISO 20000-1:2018, bukti bahwa sistem layanan layanan hotline yang terstandardisasi secara internasional. EDJ telah menjadi sebuah inisiatif yang berharga dalam meningkatkan transparansi dan aksesibilitas data. Dengan optimalisasi yang lebih lanjut, EDJ memiliki potensi untuk menjadi solusi ekosistem data yang unggul, mendukung pembangunan masyarakat dan pemerintahan yang berbasis data.

Penulis

Ir. H. Juwanda 

– Dewan Eksekutif Tim Akselerasi Pembangunan Provinsi Jawa Barat

– Staf Khusus Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil,  Bidang Transformasi Digital & Reformasi Birokrasi

Penulis Pendamping

Acep Candra Suhendar, S.I.Kom

– Content Writer Jabar Digital Service

Nita Fitriani, S.IP

– Content Writer Jabar Digital Service